Selasa, 23 Juli 2013

Benarkah Pelet Dapat Membuat Orang Lain Jatuh Cinta?

Pelet Dapat Membuat Orang Lain Jatuh Cinta?

INFO NEWS - Kalau membahas pelet, pasti yang dibayangkan adalah usaha untuk membuat seseorang jatuh cinta dengan cara-cara gaib. Hal tersebut tidak salah, karena fungsi pelet adalah agar seseorang dikasihi dan disayangi orang lain. 

Pelet banyak digunakan dalam hal cinta. Seseorang yang sudah kena pelet biasanya akan jatuh cinta mati-matian dan tidak sadar kalau sebenarnya dia sudah kena pelet. Ajaib? Ternyata ilmu pelet tidak hanya ada di Indonesia lho.
 
Pelet ada di seluruh dunia


Di Indonesia, media gaib untuk membuat orang lain jatuh cinta namanya pelet. Biasanya, seseorang akan pergi ke dukun atau orang pintar untuk memelet seseorang yang dicintainya. Agar pelet makin manjur, biasanya seorang wanita diminta membawa beberapa helai rambut pria yang dicintainya, mandi kembang dan sebagainya. Sedangkan di negara lain, ada media yang hampir serupa, berupa mantra cinta atau ramuan tertentu agar dimakan sang korban.

Jika Anda membaca buku Harry Potter, di sana juga ada media pelet bernama Amortentia atau ramuan cinta. Amortentia harus dicampurkan pada makanan atau minuman dan dikonsumsi oleh seseorang yang menjadi target. Jika berhasil, maka orang tersebut akan jatuh cinta pada wanita yang memberi Amortentia. Walaupun begitu, rasa cinta yang diberikan sebenarnya palsu atau hampa, karena tidak berasal dari hati.

Pakai pelet agar si dia makin nempel?

Ada banyak orang yang tidak setuju dengan ilmu pelet, ramuan cinta, sihir cinta atau apapun namanya. Jatuh cinta sesungguhnya adalah masalah hati dan perasaan. Bukankah sangat mengerikan bila seseorang dipaksa jatuh cinta? Mungkin awalnya bahagia, tetapi lama kelamaan, rasa cinta itu terasa hampa. Misalnya Anda menyukai X dan memeletnya. Si X memang jatuh cinta pada Anda, ada di samping Anda, tetapi apakah cintanya tulus berasal dari hatinya?

Walaupun banyak yang tidak setuju dengan pelet, ilmu ini masih banyak dipakai, baik untuk urusan cinta atau agar banyak orang memberi rasa sayang. Bagaimana dengan Anda, lebih memilih berjuang untuk cinta atau pakai pelet saja?   (vemale.com)

Ucapan Selamat Lebaran / Hari Raya Idul Fitri

Dengan kerendahan hati,
Kami mohon keikhlasan untuk memaafkan kesalahan diri.
Taqabalallahuminawaminkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin 
Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin 
Bryan Adams said “Please Forgive Me..”
Rio Febrian said “Ooo.. Maaf, maafkan diriku..”
Ruben Studdard said “Well this is my sorry for 2012.”
Yuni Shara said “Mengapa tiada maaf bagiku.”
Elton John said “Sorry seems to be the hardest word.”
Mpok Minah said “Maaf.. bukannya saya ngak ngerti.. bukannya saya nggak sopan..”
I said “Minal Aidin wal faizin..” 
Dari sepatah kata dan perbuatan terukir duka dalam jiwa
yang membatu menjadi kedengkian di bungkus bisikan syaitan.
Dan tiada kesempurnaan manusia yang mampu menghadangnya.
hari ini kesucian telah datang yang di balut takbir kemenangan.
minal aidzin wal fa idzin mohon maaf lahir batin.
selamat hari raya idul fitri 
Tiada hari yang paling Indah selain 1 syawal.
Walaupun langkah tak bertemu, Tangan tak berjabat, Ucap tak terdengar.
Di hari yang Fitri nan Suci KITA sempurnakan dengan saling memaafkan!
Bersihkan diri hari kemenangan menanti.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H.
Mohon Maaf Lahir & Batin. 
Jalan-jalan melihat Jin
Jin nya putih memakai Jean
Minal aidin walfa izin
Mohon maaf lahir dan batin 
Jika pedang lukai tubuh pastikan ada harapan sembuh
Jika lisan yang melukai hati maaf jua yang ku ingini
Walau mata tidak bertatap
Walau tangan tidak berjabat

Di hari yang penuh rahmat
Ku ucap selamat hari raya yang penuh rahmat
Fajar ramadhan segera menghampiri dunia,
selembar sutra menghapus noda,
sebening embun penyejuk kalbu, 
sucikan hati bersihkan jiwa di bulan yang suci.
selamat menunaikan ibadah puasa 1433 H semoga amal kita diterima Alllah SWT.
Amiiin … 

Instruksi Kehidupan

Banyak orang datang  dan pergi dalam kehidupanmu, namun hanya teman sejatilah yang akan terukir dalam hatimu. Orang yang kehilangan uang ia kehilangan banyak tetapi orang yang kehilangan teman ia kehilangan lebih banyak dan orang yang kehilangan kepercayaan ia kehilangan segalanya, orang cerdas cenderung membicarakan ide-ide, orang biasa cenderung ngobrol tentang peristiwa-peristiwa, orang yang kurang cerdas cenderung menggunjingkan orang. Untuk mengatasi dirimu gunakanlah akalmu, dan untuk mengatasi orang lain gunakanlah hatimu, jika seseorang menghianatimu sekali, itu kesalahannya, namun jika ia menghianatimu dua kali, itu kesalahanmu. Tuhan memberi setiap burung makanan, namun ia tidak melempar makanan itu kedalam sarang. Belajarlah dari kesalahan-kesalahan  orang lain  dan kita tidak perlu berbuat kesalahan-kesalahan seperti itu.

HIDUP TANPA IBU (KARYA NOFRIZAL XI IS 1)

IBU … ENGKAULAH MATAHARI HIDUPKU
DAN ENGKAULAH TEMPATKU BERTEDUH
TETAPI SEKARANG ENGKAU TELAH TIADA
TANGANMU TAK BISA LAGI MENGHAPUS AIR MATAKU

DAN NASEHATMU TAK LAGI KUDENGAR
YANG SELAMA INI KU ABAIKAN
MENGAPA ENGKAU TERLALU CEPAT
MENINGGALKAN KU
DISAAT AKU BUTUH DIRIMU DI SISIKU

OH TUHAN …
BEGITU CEPAT ENGKAU MENGAMBIL DIRINYA
DI SAAT AKU INGIN MEMBAHAGIAKANNYA
YANG UNTUK SEKIAN KALINYA DIA MEMBAHAGIAKANKU

IBU, BAYANGANMU SELALU ADA DALAM HIDUPKU
WALAUPUN ENGKAU TELAH TIADA
HANYA DOA YANG BISA KUTITIPKAN UNTUKMU
SEMOGA ENGKAU BAHAGIA DI ALAM SANA  

Inilah 6 Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia, dan didalamnya terdapat suatu malam yang sangat mulia. Suatu malam dimana Alloh SWT menurunkan Al-Qur'an ke dunia sebagai pedoman dan petunjuk umat manusia. Malam tersebut adalah Malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dimuliakan Alloh SWT, yang nilainya lebih baik daripada 1.000 bulan atau 30.000 kali malam biasa. Pada malam itu malaikat-malaikat Allah turun ke dunia untuk mengatur segala urusan.

Malam Lailatul Qadar

Seputar tanda-tanda lailatul qadar, diantaranya: pohon sujud, bangunan-bangunan tidur, air tawar berubah asin, anjing-anjing tidak menggonggong, dan beberapa tanda yang jelas bathil dan rusak. Maka dalam masalah ini, keyakinan tersebut tidak boleh diyakini kecuali berdasarkan atas dalil, sedangkan tanda-tanda di atas sudah jelas kebathilannya karena tidak adanya dalil baik dari al-Quran ataupun hadist yang mendukungnya.

Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ? Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)

2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya

Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)

3. Terkadang terbawa dalam mimpi
Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum

4. Bulan nampak separuh bulatan

Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,

“Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)

5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)

Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:

“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)

6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.

Wanita Ahli Surga dan Ciri-Cirinya

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan kekal abadi. Kenikmatan itu adalah surga. Surga ialah nama yang umum mencakup suatu tempat (yang telah dipersiapkan oleh Allah Ta’ala bagi mereka yang menaati-Nya), di dalamnya terdapat segala macam kenikmatan, kelezatan, kesenangan, kebahagiaan, dan kesejukan pandangan mata.
Sungguh begitu indah dan menakjubkan gambaran surga sehingga terkadang tidak bisa dijangkau oleh akal sehat manusia.  Begitu banyak kenikmatan menanti yang akan diperoleh oleh para penghuninya, adalah suatu keberuntungan dan kemenangan yang besar bagi setiap mukmin yang dapat memasukinya. Di surga mengalir di dalamnya sungai-sungai, terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang kekal abadi. Suatu kenikmatan yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati manusia.
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا تِلْكَ عُقْبَى الَّذِينَ اتَّقَوْا وَعُقْبَى الْكَافِرِينَ النَّارُ
“Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah seperti taman yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.” (Ar-Ra’d: 35)
Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (Muhammad: 15)
Dalam ayat yang lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ
“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (Al-Hajj: 23)
Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Qur’an yang mulia, diantaranya :
فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلا جَانٌّ فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ
“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (Ar-Rahman: 56-58)
فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ حُورٌ مَقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ
“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.” (Ar-Rahman: 70-72)

Ayat-ayat yang menceritakan tentang surga dan kenikmatannya cukup banyak. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :
“ … seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu)
Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Diantara yang didendangkan oleh mereka : “Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan.” Dan mereka juga mendendangkan : “Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi.” (Shahih Al Jami’ nomor 1557)
Apakah Ciri-Ciri Wanita Penghuni Surga
Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?
Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Diantara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
1. Bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
14. Berbakti kepada kedua orang tua.
15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman :
“ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13).
Wallahu A’lam Bis Shawab.